Kontraktor Bangunan : Mengenal Dan Menentukan Jasa Konstruksi

Pernahkah anda melihat sebuah bangunan yg begitu megah, dengan banyak sekali bentuk desain yang rumit tetapi indah, sebuah jembatan yg berkilo-kilometer jauhnya namun kokoh selama bertahun-tahun, atau bahkan melihat sebuah bangunan rumah keluarga yg dibangun sederhana? Semua bangunan yg bisa kita lihat waktu ini yang berdiri pada bagian atas tanah bukanlah jasa kontraktor jogja karena kebetulan ataupun proses alamiah melainkan hasil berdasarkan kerja keras tangan manusia yg begitu terampil, dimulai menurut mendesain hingga membangunnya, sampai sekarang perkembangan jual beli pun tidak terlepas menurut kerjasama para agen properti.

Bangunan – bangunan yg kelihatan kompleks dalam desainnya dikerjakan sang mereka yg ahli, dan pihak – pihak yang mengerjakan hal ini & umumnya kita menyebut mereka sebagai jasa kontraktor.

Kontraktor bisa diartikan menjadi orang , badan hukum, atau badan bisnis yg telah disewa untuk melakukan proyek pekerjaan yg dapat berupa barang, jasa, juga energi kerja.  Proyek pekerjaan ini telah tertulis di dalam kontrak dan disepakati antara pemilik proyek menggunakan perusahaan kontraktor sinkron menggunakan spesialisasi bidang apa yg dikerjakan. Kontrak sendiri berfungsi mengatur restriksi jenis-jenis pekerjaan, hal-hal yg dikerjakan, porto, dan ketika pengerjaan, nah buat bahasan kali ini kita akan berfokus kepada kontraktor bangunan.

Lantaran pengertian kontraktor sendiri mencakup dalam ranah yg luas, maka perlu dikelompokkan ke beberapa spesialisasi agar pekerjaan kontraktor efektif dan terfokus menggunakan baik. Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) memutuskan menjadi 6 Jenis spesialisasi kontraktor.

Jenis – Jenis Bidang Spesialisasi Kontraktor Saat Ini

Arsitektural

Kontraktor bidang Arsitektural merupakan mereka yg berkiprah hampir sama menggunakan Arsitektur, hanya saja selain merancang, mereka terlibat dalam pembangunan hingga perawatan bangunan tersebut.

Elektrikal

Bangunan – bangunan komersial & akbar sudah pasti membutuhkan daya listrik yg besarjua dan tentu saja pihak – pihak yg mengerjakannya lebih terfokus pada perancangan dan instalasi sistem jaringan listrik, jaringan komunikasi, sistem pembangkit listrik, daya listrik cadangan, sampai penangkal petir.

Mekanikal

Area mekanikal sendiri serius pada fasilitas seperti seperti lift, eskalator, sistem perpipaan, pendinginan gedung (AC) & pengaliran migas.

Sipil

Bidang sipil ini difokuskan pada pekerjaan kontraktor fasilitas umum, seperti jalan raya, jalan tol, bandara, stasiun kereta, berperan dalam jasa perawatan properti, sampai penghancuran bangunan.

Tata Lingkungan

Kontraktor Bidang tata Lingkungan merogoh peranan dengan kegiatan yg berkaitan menggunakan kelestarian alam, mengatur bagaimana pembersihan limbah & pembuangannya, pengaturan kualitas udara, pengadaan air bersih, dan kegiatan penghijauan lainnya.

Pekerjaan Terintegrasi

Bagian ini mengerjakan seluruh tugas pada sebuah pembangunan, dari perencanaan hingga pembangunan, bidang ini seringkali jua diklaim design and build.

Langkah-Langkah Pekerjaan Kontraktor

Pemilihan jasa Kontraktor pada perencanaan pembangunan sangatlah penting, karena dimulai berdasarkan perencanaan desain bangunan, pembiayaan hingga memilih waktu terselesaikan sebuah proyek, tentunya seorang pemilik proyek nir ingin hasilnya sembarangan, menghabiskan biayayang nir perlu, bahkan menghabiskan saat, dalam hal ini jasa kontraktor bangunan lah yg sempurna untuk dipilih, kemudian apa saja ruang lingkup pekerjaan jasa kontraktor bangunan ini?

Kontraktor bangunan umumnya menunjukkan jasa desain, langkah utama yg dilakukan merupakan dengan berdiskusi dengan pemilik proyek, melakukan berita umum huma dengan meninjau keadaan tanah, desain yang akan menyesuaikan dengan kebutuhan & budget pemilik dimulai menurut eksterior sampai interiornya.

Selanjutnya, kontraktor bangunan akan bertanggung jawab pada bangunan & material, sebelum mengadakan penggalian pondasi, kontraktor akan melakukan pencucian huma terlebih dahulu, melakukan pemerataan level tanah apabila dibutuhkan, setelah lokasi telah siap barulah pembangunan pondasi hingga penyelesaian bangunannya.

Bangunan yang sudah jadi pun sebagai tanggung jawab kontraktor bangunan, jika pekerjaannya berupa remodelling atau renovasi. Perombakan interior & fasilitas rumah pula termasuk pada area pekerjaan kontraktor, namun tentu saja apabila sudah tertera di pada kontrak yang sudah disepakati, jika perubahan terjadi saat kontrak terselesaikan terdapat kemungkinan dibuatnya kontrak baru.

Renovasi sendiri sanggup dilakukan oleh jasa konstruksi yang pula membangun bangunan yang sama, atau jasa konstruksi baru yg memulai renovasi, hanya saja saat pengerjaan mungkin akan memakan saat lantaran pasti akan mengusut struktur bangunan terlebih dahulu.

Badan Hukum Kontraktor Bangunan

Bagi rakyat umum , mengenal dasar aturan perusahaan konstruksi akan sangat membantu buat merencanakan konvensi dalam kontrak ke depan buat mencapai deal yang menguntungkan ke 2 belah pihak, pada sisi lain sebuah jasa kontraktor bangunan akan lebih terpercaya karena diakui oleh negara dan tidak ilegal, sebagai akibatnya ketika terjadi situasi yg tak terduga, kita sebagai pengguna jasa memahami langkah hukum yg tepat buat mencari solusi.

Badan bisnis Konstruksi sendiri diatur pada undang – undang diantaranya :

Undang – Undang angka 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi (“UU 18/1999”)

Undang – Undang angka 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (“UU 28/2002”)

Undang – Undang angka 4 Tahun 1992 tentang Perumahan & Pemukiman

Area krusial yang mampu di highlight merupakan menjadi berikut :

Pasal 1 Angka 4 UU 18/1999, menyatakan bahwa penyedia jasa konstruksi merupakan orang perseorangan atau badan yang kegiatan usahanya menyediakan jasa konstruksi. Selanjutnya, undang -undang ini akan mengatur kualifikasi apa dan syarat-kondisi tunjangan profesi yang wajibdimiliki jasa konstruksi, maksudnya adalah jasa kontraktor bangunan dapat dipercaya dengan kelengkapan surat legalitas mereka. 

Jika ditemukan kegagalan yg menjadikan kualitas bangunan yang jelek, atau nir berfungsi menggunakan baik bahkan mengalami keruntuhan, maka pertanggungjawaban jasa konstruksi diatur pada Pasal 25 UU 18/1999, yang berbunyi bahwa jasa konstruksi bertanggung jawab atas kegagalan bangunan paling lamasemenjak 10 tahun sejak penyerahan akhir pekerjaan konstruksi, dan harus dievaluasi sang pihak ketiga sebagai pihak pakar.

Masyarakat yg dirugikan bisa mengajukan somasi sesuai dengan pasal 38 UU 18/1999. Gugatan dapat berupa tuntutan buat mengeluarkan biayaatau melakukan tindakan eksklusif, tuntutan lain mampu muncul sesuai dengan peraturan perundang-undangan yg berlaku.

Didukung sang pasal 47 UU 28/2002, orang atau badan yg lantaran kelalaiannya melanggar ketentuan undang- undang ini yang mengakibatkan bangunan tidak laik fungsi, dapat dipidana hukuman dan/atau kurungan.

Ketentuan pendukung dalam undang-undang lainnya mampu ditemukan dalam UU No. 8 Tahun 1999 mengenai Perlindungan Konsumen (“UU 8/1999”). Pasal 4 huruf b UU 8/1999, konsumen (buat hal ini adalah pengguna jasa kontraktor) berhak menerima barang &/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi beserta agunan yang dijanjikan. Pada pasal 4 huruf g UU 8/1999 mengatur bahwa konsumen berhak menerima kompensasi, ganti rugi &/ atau penggantian, bila barang yg diterima tidak sebagaimana mestinya atau tidak sinkron dengan perjanjian. Mengajukan gugatan sanggup melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen atau melalui pengadilan seperti yang tertera dalam pasal 45 UU 8/1999.

Perlu buat diketahui bahwa menggunakan memiliki pengetahuan akan dasar hukum di atas, maka mampu dipastikan menjadi calon konsumen yg menggunakan jasa konstruksi, anda akan menambah kekuatan hukum & terhindar menurut target para jasa kontraktor abal-abal, yang mampu menyebabkan kerugian.

Bagi penyedia jasa konstruksi sertifikat yang harus dimiliki merupakan

Sertifikat Keahlian Kerja (SKA)

Sertifikat ini merupakan bukti berdasarkan kemampuan profesi di bidang konstruksi, bisa diartikan bahwa sertifikat ini adalah penanda kompetensi energi ahli konstruksi, dikeluarkan oleh LPJK dengan syarat tertentu, sertifikat ini dikeluarkan secara khusus pada bidang seperti Elektrik, Arsitek, Mekanik, Sipil, Tata Lingkungan.

Sertifikat keahlian (SKA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *